Gemesh Playdate: Ruang Kreatif Mahasiswa PIAUD UNISDA untuk Si Penjelajah Cilik

Lamongan, 9 November 2025 — Semangat dan keceriaan memenuhi Taman UNISDA Lamongan pada Minggu pagi, 9 November 2025. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Islam Darul ’Ulum (UNISDA) Lamongan menggelar kegiatan bertajuk Gemesh Playdate dengan tema “Misi Rahasia Si Penjelajah Cilik.”

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB ini menjadi puncak tugas mata kuliah Praktik Inovasi Terpadu di bawah bimbingan Ibu Winnuly, S.Pd., Gr., M.Pd. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk menampilkan kreativitas dalam merancang pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini.

Dalam Gemesh Playdate, mahasiswa menerapkan pendekatan Reggio Emilia, yaitu filosofi pendidikan yang menempatkan anak sebagai individu kompeten, kreatif, dan penuh rasa ingin tahu. Pendekatan ini menekankan pentingnya eksplorasi, interaksi sosial, serta pengalaman langsung dalam proses belajar.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mendampingi anak untuk menemukan dan mengembangkan potensinya secara alami. Lingkungan belajar didesain terbuka, interaktif, dan penuh warna — menciptakan suasana yang memungkinkan anak belajar sambil bermain dengan bebas namun terarah.

Berbagai kegiatan menarik disajikan, seperti Singing and Dancing untuk menstimulasi ekspresi dan kepercayaan diri anak, Story Telling yang melatih imajinasi dan kemampuan bahasa, Gross Motor Play berupa permainan rintangan yang mengembangkan koordinasi tubuh dan kerja sama, serta Sensory Play yang mengajak anak bereksperimen untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi anak-anak, tetapi juga menjadi wadah aktualisasi diri bagi mahasiswa PIAUD. Melalui Gemesh Playdate, mereka belajar bagaimana merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini sekaligus menerapkan nilai-nilai pedagogis dalam praktik lapangan.

Mahasiswa juga berlatih mengelola kegiatan secara profesional — mulai dari perencanaan, desain aktivitas, komunikasi dengan orang tua, hingga pelaksanaan di lapangan. Proses ini membantu mereka memahami bahwa menjadi pendidik anak usia dini tidak hanya soal mengajar, tetapi juga tentang membangun kedekatan, empati, dan lingkungan belajar yang positif.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, Gemesh Playdate tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga sosial. Anak-anak mendapatkan pengalaman bermain yang bermakna, orang tua memperoleh wawasan tentang pola belajar anak, dan mahasiswa memperoleh kesempatan mengasah keterampilan profesional sebagai calon pendidik.

Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta menerima sertifikat dan paket makanan ringan. Lebih dari sekadar hadiah, hal tersebut menjadi simbol penghargaan atas semangat dan partisipasi anak-anak dalam mengikuti setiap kegiatan dengan gembira.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen PIAUD UNISDA dalam menghadirkan pembelajaran yang humanistik dan kreatif. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan Gemesh Playdate sebagai bentuk nyata kontribusi UNISDA dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *